Sebuah artikel suarasurabaya.net yang berjudul Budaya Baca Jadi Kendala Tumbuhnya Blog Indonesia memuat komentar KRMT Roy Suryo Notodiprojo pasca gerakan Pesan Cinta Komunitas Blog Indonesia.
Petikan berikut adalah komentar beliau di artikel tersebut.
“Sama seperti era radio amatir dulu. Ketika ada teknologi komunikasi baru muncul, teknologi yang lama akan tergantikan. Begitu pula dengan di internet, blog adalah trend sesaat saja dan tak lebih dari katarsis (peluapan emosi-Red) di dunia maya,” kata ROY.
Ya, Roy masih tetap keukeuh dengan blog hanya trend sesaat dan blog adalah media katarsis.
Pada paragraf berikutnya di artikel yang sama, tertulis
Karakter para blogger (pemilik blog-Red) menurut ROY juga unik, mereka memiliki lebih dari satu e-mail dan punya waktu lebih banyak online di depan komputer dalam aktifitas hariannya. “Tipe yang seperti itu kan belum umum di Indonesia. Bayangkan saja dari 220 juta penduduk Indonesia, hanya sekitar 11 juta yang menggunakan internet. Berapa persen dari 11 juta itu yang blogger saya yakin tak lebih dari 100,” kata ROY.
Ini apa maksudnya ya? Menentukan umum dan tidak umum berdasarkan kuantitas? Dan karena tidak umum jadinya hanya trend sesaat? Mengingat jumlah pakar jauh lebih sedikit dari yang bukan pakar, mungkin saja kepakaran beliau sudah mulai gak ngetrend.
Kalimat Berapa persen dari 11 juta itu yang blogger saya yakin tak lebih dari 100 sepertinya membutuhkan klarifikasi. Yang dimaksud 100 ini bisa 100 orang atau bisa juga 100%. Bila yang dimaksud adalah 100%, jelas tidak mungkin, setidaknya kita tahu beliau sebagai salah satu dari 11 juta pengguna internet di Indonesia tidak memiliki blog. Bila yang dimaksud adalah 100 orang, dalam blognya Idban Secandri menulis
Mari kita menunju salah satu situs komunitas blog dari sekian banyak situs komunitas blog yang ada; blogbug! contohnya disana ada sekitar 1.018 misalkan 50% dari mereka aktif saja sudah ada 509.
Hi, Roy! :p
tuh tambah populer deh elo roy :p
hehehe sms-in gih :) makasih met ultahnya yaa ren :D