reunion (re + union)
- The process or act of reuniting.
- A planned event at which members of a dispersed group meet together.
Terjemahan bebas definisi kedua dari kata reunion di atas kira-kira seperti ini: “Sebuah kegiatan yang direncanakan untuk mempertemukan kembali sebuah kelompok yang sudah lama berpisah.” Ada time constraint dalam definisi tersebut, jeda waktu ketika anggota kelompok itu tidak bertemu satu sama lain.
Aktifitas kita setiap detik, meninggalkan jejak di dalam otak. Jejak ini kita kenal dengan nama kenangan. Dan seperti halnya jejak kaki yang semakin jelas apabila pijakannya kuat dan akan pudar seiring berjalannya waktu, kenangan juga akan semakin kuat bila aktifitas yang terekam semakin penting dan akan terlupakan seiring berjalannya waktu. Tapi, berbeda dengan jejak kaki, kenangan yang sudah terlupakan bisa dibangkitkan kembali, tentunya dengan trigger yang tepat, dan salah satunya adalah bersinggungan kembali dengan obyek-obyek yang berhubungan dengan kenangan tersebut. Dan reuni adalah sarana yang tepat untuk memancing kembali kenangan seseorang mengenai kelompok lamanya.
Nah! Yang ingin saya bahas adalah efek yang timbul akibat kembalinya kenangan saat reuni. Dan inilah daftar efek reuni yang didapatkan berdasarkan pemantauan dan pengalaman pribadi selama Reuni Akbar SMA Negeri 2 Bandung tanggal 27 dan 28 Oktober 2007 yang lalu:
- Kerja jadi ga bener
Untuk orang kantoran dengan rutinitas monoton dan dulunya betah di sekolah, seperti saya, kembali ke area sekolah tentunya akan memunculkan kembali ingatan mengenai aktifitas semasa masih berstatus siswa. Maen gapléh sampe malem di teras deket gedung IKA sekarang, ngaroko bari nyumput di ruangan Koperasi Siswa , gugulayutan di tangkal karét, dan kenangan-kenangan lain bermunculan nyaris tanpa henti. Dan kenangan-kenangan itu terus muncul bahkan setelah acara reuni selesai. Setelah harus mulai kerja lagi juga masih aja ada yang baru keingetan. Akhirnya, bukannya kerja malah ngelamun sambil cengar-cengir sendiri. - Overexcited
Pemicunya sama seperti di atas, tapi yang ini lebih parah. Dia berusaha mengulang kembali kenangan tersebut. Dan sumpah ini bukan saya. Hayoh ngaku, budak angkatan sabaraha nu gugulayutan di tangkal karet bari jojorowokan basa malem Minggu? - Bertekad mengarahkan anaknya untuk masuk ke sekolah yang sama
Banyak faktor yang menyebabkan hal ini. Tentunya kenangan-kenangan di sekolah yang menyenangkan, kalo ga nyenengin mana mungkin sampe kepikiran kaya gini. - Pintar kembali
Ini bukan saya. Saya mah tetep aja bego. Hanya dengan melihat papan tulis di dalam bekas kelasnya, beberapa teman tiba-tiba teringat kembali pada rumus-rumus kimia, fisika, nama latin hewan dan tumbuhan, dll. yang sebetulnya sudah tidak pernah lagi mereka gunakan sejak lulus SMA. - LLTK (Luka Lama Terkuak Kembali)
Kenangan buruk penyebabnya. Akhir ceritanya bisa jadi memaafkan atau mendendam. - CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali)
Deuuuuuh! Begitu ketemu trigger-nya langsung cengar-cengir, salaman, ngobrol di tempat rame sampe tempatnya jadi sepi, menutup obrolan dengan tukeran nomer hp, berlanjut dengan sms dan telepon nantinya. Begitulah prosedur standarnya dan beruntunglah yang datang tanpa pasangan :p - Lupa istri/suami
Nah! Yang ini gawat. Saya ga nulis lupa pasangan, yang bisa diartikan pacar. Ini lupa suami atau istri saudara-saudara. Berdasarkan pengamatan, lebih banyak suami yang lupa istri ketimbang istri yang lupa suami. Tapi emang susah sih kalo udah urusan hati. - Lupa umur
Ini juga sebetulnya overexcited. Tapi sengaja ditulis lagi untuk menyentil alumni-alumni tua yang masih semangat jingkrak-jingkrak di depan panggung sampe lewat tengah malam. - Baru inget umur
Kalo ini kenangannya udah muncul duluan sebelum acara. Dan pas acara baru ngerasa tua setelah sadar temen-temen seangkatannya yang dateng cuma sedikit.
Cuma itu sih efek-efek reuni yang kepikiran, kalaupun ada yang lain, masih di sekitar situ-situ juga. Yah, secara saya ini kurang kreatif. Udah uyuhan masih ngisi blog setelah lama hiatus juga. Ada yang mau nambahin?
Start Slide Show with PicLens Lite
tentu saja, saya mah tidak akan menambahkannya di sini…
sebab saya sudah menuliskan pengalaman seorang oknum panitia alumni yang ka es te es te lagi di http://p3n1.multiply.com/journal/item/140/Efek_Sebuah_Reuni
ingin menggulingkan meja di stand angkatan lain termasuk yang mana ya?
maria yang selalu waras bilang:
Baru inget umur! Soalnya saya tau neneng sudah memprediksikannya :))
hahaha … tapi kan sayah banyak kenal anak 2001 ke bawah
(berarti masih muda, hahaha)